Bagaimana cara menghilangkan tahi lalat?

Bagaimana cara menghilangkan tahi lalat?

Tahi lalat tidak perlu penanganan medis. Pengobatan hanya dilakukan apabila tahi lalat dapat mengganggu penampilan, kenyamanan, rasa percaya diri, atau bisa menyebabkan kanker. Ketika mengganggu penampilan akan disamarkan atau tidak diperlihatkan dengan penggunaan make up apabila terdapat di bagian wajah. Umumnya dianggap dapat menganggu juga tidak bisa disamarkan dengan make up karena hanya bisa dihilangkan dengan cara operasi atau pembedahan kecil. Kemudian dokter akan mengangkat tahi lalat hingga sama rata pada bagian permukaan kulit, lalu menutup  area luka tersebut dengan teknik cauterisation dengan menggunakan energi panas.

Namun tahi lalat memiliki karakteristik yang khas tang bisa dilihat, dari warna, tekstur, bentuk, dan ukuran.

1. Warna,

Kebanyakan tahi lalat tumbuh berwarna cokelat dan hitam. Namun, ada juga beberapa tahi lalat yang warnanya menyerupai warna kulit. Jadi bisa dikatakan bahwa hampir tidak terlihat oleh mata. Warna hanya sebagai tanda agar di ketahui letak serta posisinya di akui bahwa hanya tahi lalat biasa.

2. Bentuk

Biasanya berbentuk bulat atau oval. Untuk bentuk kadang hanya 2 jenis tersebut dan bentuk umumnya adalah bulat tetapi juga saat lahir tidak terlihat kemudian ketika beranjak dewasa tanda lahir ikut membesar mengikuti perkembangan di tubuh. Tidak terlalu banyak di seluruh tubuh tetapi memang salah satunya bisa berbentuk oval.

3. Tekstur

Apabila kulit diraba: tahi lalat halus, rata, kasar, atau menonjol.

4. Ukuran

Tergantung ukuran normalnya tidak lebih dari 6 mm. Tahi lalat yang tumbuh pada bayi baru lahir biasanya berukuran lebih besar, dan dapat tersebar di wajah serta tubuh.

5. Lokasi

Ada di seluruh tubuh, bahkan ada ketiak, kulit kepala, hingga di jari tangan. Ada lokasi tertentu yang tidak bisa di lihat oleh orang lain. Tidak banyak yang mengetahui asalnya namun adanya pembentukan pigmen kulit.

Adanya nama lain yang dapat digunakan untuk menampakan noda di bagian kulit. Adapula yang menyebutnya sebagai “beauty mark” dan di dunia kesehatan disebutnya sebagai nevus melanositik. Warna dimiliki umumnya kecokelatan, hitam, merah muda kecokelatan serupa dengan warna kulit. Bentuk yang datar, menempel dengan permukaan kulit, bisa diraba dan merasa timbul, dan adanya bulu di bagian tanda lahir. Umumnya terdapat bentuk lingkaran serta oval adanya tepian halus. Biasanya memiliki 10-40 dalam tubuhnya meski jumlah dapat berubah bersamaan dengan pertumbuhan.Tahi lalat bisa dilihat ketika lahir atau muncul secara bertahap dengan masa perkembangan bayi  yang tumbuh di kemudian hari. Banyak yang berubah setelah adanya perkembangan tubuh bayi dan sebelumnya sudah terbentung saat masih menjadi janin dalam rahim, tumbuh berkembang saat mencukupi umur. Keadaan disebutnya sebagai tahi lalat kongenital. Ada faktor keturunan (genetik) yang  mempengaruhi pada kulit seperti paparan sinar matahari. Tetapi apabila kulit yang terpapar sinar matahari lebih sering dapat memiliki lebih banyak Tahi lalat. Ada juga yang juga bisa timbul di daerah yang tidak terlihat (tertutup) dan terlindungi, seperti telapak tangan, telapak kaki, atau bokong. Warnanya akan terus menggelap karena respon perubahan hormon, serupa selama pubertas dapat menggelap dan dapat timbul dimana pun ketika dialami wanita yang hamil. Namun, sebenarnya tidak terlalu di perhatikan ada juga yang acuh tak acuh terhadap warna dan bentuknya terkadang hanya sebatas di lihat tapi tidak mencari pembenaran.